Mike Tyson, Si Leher Beton, Menangis di Tanah Suci.
Mantan juara dunia tinju kelas berat, Mike Tyson menangis ketika mengunjungi Masjid Al-Nabawi di Madina, Arab Saudi. Tyson juga melakukan umrah di Mekah, Minggu 4 Juli 2010 lalu.
Tyson menginjak Tanah Suci untuk kali pertama pada Jumat 2 Juli 2010. Pria 44 tahun ini langsung melakukan sejumlah kegiatan, termasuk melakukan ibadah di Masjid Al-Nabawi. Sebagaimana yang dilansir Saudi Gazette, Senin 5 Juli 2010, Tyson tinggal di hotel dekat Masjid Al-Nabawi dan mendapat sambutan luar biasa dari fans.
Mantan petinju yang dijuluki ‘Si Leher Beton’ ini mendapat pengawalan ketat saat melakukan shalat Zuhur.
Tyson mengaku mendapat pengalaman spiritual luar biasa selama di Arab Saudi.
“Saya senang punya fans yang mencintai saya di sini (Arab Saudi). Tapi, saya berharap mereka meninggalkan saya sendiri untuk menikmati momen spiritual di Tanah Suci. Saya tidak kuasa menitikkan air mata ketika saya mengetahui bahwa saya berada di salah satu taman surga,” ujar Tyson ketika mengunjungi Masjid Al-Nabawi.
Tyson yang memeluk Islam ketika masih dipenjara pada pertengahan 1990an, kemudian mengganti pakaian dengan mengenakan ihram untuk melakukan umrah di Mekah.
Orang Indonesia Juga Ada yang Pernah Diculik Alien.
Kuranglah adil rasanya andai UFO yang diceritakan cumalah UFO made in luar negeri. Di negeri kita sendiri tidak sedikit terjadi perjumpaan antara manusia dengan makhluk-makhluk langit tersebut. Di antara yang rada-rada bisa dipercaya ialah kesaksian seniman rupa Sudjana Kerton yang mengaku diculik UFO di Dago Pakar.
Sebelum berangkat ke luar negeri, Kerton yang pelukis tidak pernah tahu apa itu UFO, lebih-lebih lagi untuk mempercayainya. Namun, setelah ia bermukim di negerinya Paman Sam, ia telah mengalami pemandangan aneh yang seumur hidup tidak akan dilupakannya. Tatkala itu ia tengah berada di Denver. Bumi rata Denver romantis tersepuh cahaya bulan penuh! Kerton tengah memandang langit dari sebuah park. Tatkala tiba-tiba dikejutkan oleh sebuah fenomena aneh berada tinggi dari cakrawala. Ternyata “benda” yang dilihatnya itu berbentuk cerutu besar yang tengah melayang diam di atas langit, yang tubuhnya berubah-ubah warna hijau – kuning. Dan setelah cukup lama diperhatikannya, dari seputar benda (pesawat tak dikenal) itu menyorot lampu-lampu yang tak terhitung banyaknya. Itu terjadi pada bulan Agustus 1953.
Setelah kejadian di Denver malam itu, Kerton mulai tertarik membaca buku-buku laporan mengenai UFO yang ditulis oleh berbagai penulis kawakan di seluruh pelosok dunia. Dan dari beberapa referensi yang dibacanya, ia menemukan kesimpulan sementara bahwa mungkin saja yang dilihatnya di Denver malam itu adalah pesawat induk (mothership) dari angkasa luar yang juga pernah dipergoki dan dipotret oleh George Adamski di Desert Centre.
Setelah mengalami pengelihatan berkesan itu, kerap muncul firasat yang menggoda seakan-akan “berbisik” sebuah perintah bahwa ia berserta keluarga mesti cepat-cepat pulang ke Indonesia guna membangun sebuah rumah di atas perbukitan. Entah bagaimana, ternyata firasat yang berupa “perintah” tersebut tanpa pikir panjang diturut oleh sang seniman yang menjadi tukan melamun itu. Maka pulanglah ia ke Bandung dengan memboyong isteri bule yang berkebangsaan Amerika beserta putrinya yang blaster. Setelah itu segeralah ia membangun rumah di perbukitan Pakar yang strategis, yang bentuknya koq cukup aneh yang mirip piring terbang.
Dalam ceramah khusus di hadapan Rotary Club, yang juga saya sendiri hadir di sana, Sudjana Kerton banyak menuturkan pengalaman khusus setelah mendiami “sangkar bundarnya” yang terpencil. Ternyata UFO tidak saja betah di Denver atau New York, tetapi bukit Pakar yang tak kesohorpun dikunjunginya berkali-kali, seakan-akan para pilot UFO telah tahu bahwa Kerton pulang ke tanah leluhurnya.
Dalam pengakuannya, seniman yang telah memiliki reputasi internasional itu, sering sekali menyaksikan piring terbang yang menyorotkan sinar-sinar aneh di atas rumahnya, yang isterinya sendiri tidak melihatnya. Oleh kenyataan itu, sering sang isteri yang bule menuduh crazy kepada Kerton yang digilai piring terbang. Namun, pengalaman yang paling berkesan kepadanya ialah tatkala ia “didatangi” piring terbang di larut malam tahun 1979 yang sunyi tatkala ia sambil setengah ngantuk membaca buku sendirian. Pesawat asing berwujud cakram yang kerap disaksikannya itu menyorotkan cahaya ke perbukitan Dago Pakar di malam hari seakan-akan mencari sesuatu, kali ini meluncur mendekat ke arah sanggar Kerton. Ya, mendekat dan terus mendekat, sehingga kilaunya memantul ke pucuk pepohonan di sanggar sang seniman.
Ia tersentak terkejut bukan main karena wahana yang menyilaukan itu semakin dekat saja seakan ingin melahapnya. Tiba-tiba menyorotlah sinar aneh ke sekujur tubuhnya, yang seakan-akan menghipnotis kesadarannya. Jiwanya berontak ingin lari menjauh, namun apa daya tangan tak sampai, tubuh serasa kaku, lemas, bersama kesadaran asing yang menyelimutinya. Dalam “setengah mimpinya” itu, tiba-tiba Kerton merasa dijemput dua makhluk asing mirip robot setinggi kira-kira 95 cm. Dan oleh kedua makhluk yang jalannya “kaku” itu, Kerton dituntun tanpa mampu menolak, melewati pekarangan rumahnya, lantas diboyong ke pesawat yang mengambang di atas tanah, lewat berkas cahaya yang menyilaukan seakan sebuah tangga elektromagnetik yang amat halus.
Dalam “setengah mimpi”, Kerton merasa dibawa ke sebuah tempat yang amat asing yang warnanya serba putih, sambil ia sendiri bertanya-tanya dalam hati: masihkah ia berada dalam pesawat, ataukah telah diboyong ke sebuah planet yang jauh?
Dalam setengah sadar, di tempat yang sarwa putih itu, Sudjana Kerton berjumpa dengan empat orang “makhluk asing” yang juga sarwa putih dengan tinggi kira-kira lebih dari 3 meter. Kerton masih ingat bahwa makhluk-makhluk besar jangkung itu mirip-mirip orang mongol, dengan mata yang sipit yang ujung-ujungnya mencuat sedikit ke atas, mulut mereka tampak sekadar garis tipis yang melintang, hidung tajam, disertai kepala yang pada botak tanpa rambut.
Masih dalam suasana setengah sadar, Kerton tak ingat persis apa yang telah dilakukan “makhluk-makhluk asing” itu terhadapnya tatkala ia berada di tempat yang putih itu. Maka barulah ia sadar, setelah tiba-tiba kembali di tempat semula (di beranda rumahnya), tempat ia diculik dua manusia robot. O ya, ternyata tersisa sekilas ingat tatkala ia pertama tiba di dalam pesawat asing itu, menyaksikan gambar yang rumit yang terukir di dinding (mungkin peta bintang).
Tatkala pulih kesadarannya, UFO itu lenyaplah sudah. Sekilas merinding setelah ia ingat mimpi buruk telah terjadi. Memang mula-mula peristiwa yang tak ada duanya itu dianggap cuma mimpi. Namun, ooohhhh…, kakinya ternyata penuh lumpur!
Di dalam kebingungan yang semakin menyelubungi, sang mentari semakin menyiangkan alam, akhirnya Kerton sadar bahwa ia “pengalaman itu” tidaklah sekedar mimpi, lebih-lebih lagi setelah disaksikannya gamblang bekas kaki-kakinya sendiri serta bekas kaki-kaki makhluk-makhluk asing itu terlukis jelas di tanah pekarangannya, yang basah dan gembur.
Setiap bangun pagi-pagi, biasanya Kerton melepas ayam-ayam peliharaannya untuk diawur (diberi gabah). Namun, aneh pada pagi setelah kejadian itu, ayam-ayamnya ternyata pada munyung (sakit), tak mau keluar kandang selama tiga hari, seakan-akan merasakan ketakutan yang luar biasa. Mungkinkah disebabkan karena pengaruh “elektromagnetik” yang dipancarkan piring terbang itu?
Guna mengukuhkan bukti-bukti yang autentik dalam peristiwa yang luar biasa itu, Sudjana Kerton tak lupa membikin cetakan coran gips dari bekas kaki sang penculik yang andai diperhatikan cukup teliti tampak jelas jemari kaki-kaki itu berwujud runcing canggih seakan panjang pendeknya bisa distel, disesuaikan dengan situasi kemiringan tanah yang diinjaknya. Rupanya makhluk-makhluk pendek yang menuntut Kerton itu cuma robot yang dikemudikan langsung dari kokpit piring terbang.
Bulan Pernah Terbelah ?
Benarkah peristiwa menakjubkan 14 abad yabg lalu saat Rasulullah dengan izin Allah membelah bulan?. Apapun yang datang dari Allah dan Rasulnya masuk akal atau tidak maka tiada pilihan untuk menolaknya. Karena sebuah penolakan adalah sbuah jawaban sedekat apa Iman kita pada kebenaran itu?. Untaian Risalah berikut smoga bisa menambah keyakinan kita akan sebuah kebenaran,… kebenaran yang mutlak dari-Nya.
Allah berfirman: “Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah (Q.S. Al-Qamar: 1)” Apakah kalian akan membenarkan kisah yang dari ayat Al-Qur’an ini menyebabkan masuk Islamnya pimpinan Hizb Islami Inggris ??Di bawah ini adalah kisahnya:
Dalam temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya, apakah ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah ?
Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawabnya sebagai berikut:
Tentang ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. Sejak beberapa waktu lalu, saya mempresentasikan di Univ. Cardif, Inggris bagian barat, dan para peserta yang hadir bermacam-macam, ada yang muslim dan ada juga yang bukan muslim. Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputar mukjizat ilmiah dari Al-Qur’an. Salah seorang pemuda yang beragama muslim pun berdiri dan bertanya, “Wahai Tuan, apakah menurut anda ayat yang berbunyi [Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah] mengandung mukjizat secara ilmiah ? Maka saya menjawabnya: Tidak, sebab kehebatan ilmiah diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sedangkan mukjizat tidak bisa diterangkan ilmu pengetahuan, sebab ia tidak bisa menjagkaunya.
Dan tentang terbelahnya bulan, maka itu adalah mukjizat yang terjadi pada Rasul terakhir Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam sebagai pembenaran atas kenabian dan kerasulannya, sebagaimana nabi-nabi sebelumnya. Dan mukjizat yang kelihatan, maka itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap orang yang melihatnya. Andai hal itu tidak termaktub di dalam kitab Allah dan hadits-hadits Rasulullah, maka tentulah kami para muslimin di zaman ini tidak akan mengimani hal itu. Akan tetapi hal itu memang benar termaktub di dalam Al-Qur’an dan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam. Dan memang Allah ta’alaa benar-benar Maha berkuasa atas segala sesuatu.
Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip sebuah kisah Rasulullah membelah bulan. Kisah itu adalah sebelum hijrah dari Mekah Mukarramah ke Madinah. Orang-orang musyrik berkata, “Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (mengejek dan mengolok-olok)?” Rasulullah bertanya, “Apa yang kalian inginkan ? Mereka menjawab: Coba belah bulan, ..”
Maka Rasulullah pun berdiri dan terdiam, lalu berdoa kepada Allah agar menolongnya. Maka Allah memberitahu Muhammad agar mengarahkan telunjuknya ke bulan. Maka Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan, dan terbelahlah bulat itu dengan sebenar-benarnya. Maka serta-merta orang-orang musyrik pun berujar, “Muhammad, engkau benar-benar telah menyihir kami!” Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa sihir, memang benar bisa saja “menyihir” orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada ditempat itu. Maka mereka pun pada menunggu orang-orang yang akan pulang dari perjalanan. Maka orang-orang Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, maka orang-orang musyrik pun bertanya, “Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?”Mereka menjawab, “Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dansaling menjauh masing-masingnya kemudian bersatu kembali…!!!”
Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya lagi tetap kafir (ingkar). Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya:
Sungguh, telah dekat hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat tanda-tanda kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya berkata, “Ini adalah sihir yang terus-menerus”, dan mereka mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan benar-benar telah tetap ….sampai akhir surat Al-Qamar.
Ini adalah kisah nyata, demikian kata Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar. Dan setelah selesainya Prof. Dr. Zaghlul menyampaikan hadits nabi tersebut, berdiri seorang muslim warga Inggris dan memperkenalkan diri seraya berkata, “Aku Daud Musa Pitkhok, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris. Wahai tuan, bolehkah aku menambahkan??”
Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawab: Dipersilahkan dengan senang hati.”
Daud Musa Pitkhok berkata, “Aku pernah meneliti agama-agama (sebelum menjadi muslim), maka salah seorang mahasiswa muslim menunjukiku sebuah terjemah makna-makna Al-Qur’an yang mulia. Maka, aku pun berterima kasih kepadanya dan aku membawa terjemah itu pulang ke rumah. Dan ketika aku membuka-buka terjemahan Al-Qur’an itu di rumah, maka surat yang pertama aku buka ternyata Al-Qamar. Dan aku pun membacanya: Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah…
Maka aku pun bergumam: Apakah kalimat ini masuk akal?? Apakah mungkin bulan bisa terbelah kemudian bersatu kembali?? Andai benar, kekuatan macam apa yang bisa melakukan hal itu??? Maka, aku pun menghentikan dari membaca ayat-ayat selanjutnya dan aku menyibukkan diri dengan urusan kehidupan sehari-hari. Akan tetapi Allah Yang Maha Tahu tentang tingkat keikhlasam hamba-Nya dalam pencarian kebenaran. Maka aku pun suatu hari duduk di depan televisi Inggris. Saat itu ada sebuah diskusi diantara presenter seorang Inggris dan 3 orang pakar ruang angkasa AS.
Ketiga pakar antariksa tersebut pun menceritakan tentang dana yang begitu besardalam rangka melakukan perjalanan ke antariksa, padahal saat yang sama dunia sedang mengalami masalah kelaparan, kemiskinan, sakit dan perselisihan. Presenter pun berkata, ” Andai dana itu digunakan untuk memakmurkan bumi, tentulah lebih banyak berguna”. Ketiga pakar itu pun membela diri dengan proyek antariksanya dan berkata, “Proyek antariksa ini akan membawa dampak yang sangat positif pada banyak segmen kehidupan manusia, baik segi kedokteran, industri, dan pertanian. Jadi pendanaan tersebut bukanlah hal yang sia-sia, akan tetapi hal itu dalam rangka pengembangan kehidupan manusia.
Dan diantara diskusi tersebut adalah tentang turunnya astronot menjejakkan kakiknya di bulan, dimana perjalanan antariksa ke bulan tersebut telah menghabiskan dana tidak kurang dari 100 juta dollar. Mendengar hal itu, presenter terperangah kaget danberkata, “Kebodohan macam apalagi ini, dana begitu besar dibuang oleh AS hanya untuk bisa mendarat di bulan?” Mereka pun menjawab, “Tidak, ..!!! Tujuannya tidak semata menancapkan ilmu pengetahuan AS di bulan, akan tetapi kami mempelajari kandungan yang ada di dalam bulan itu sendiri, maka kami pun telah mendapat hakikat tentang bulan itu, yang jika kita berikan dana lebih dari 100 juta dollar untuk kesenangan manusia, maka kami tidak akan memberikan dana itu kepada siapapun. Maka presenter itu pun bertanya, “Hakikat apa yang kalian telah capai sehingga demikian mahal taruhannya. Mereka menjawab,
“Ternyata bulan pernah mengalami pembelahan di suatu hari dahulu kala, kemudian menyatu kembali.!!! Presenter pun bertanya, “Bagaimana kalian bisa yakin akanhal itu?” Mereka menjawab, “Kami mendapati secara pasti dari batuan-batuan yang terpisah terpotong di permukaan bulan sampai di dalam (perut) bulan. Maka kami pun meminta para pakar geologi untuk menelitinya, dan mereka mengatakan, “Hal ini tidak mungkin telah terjadi kecuali jika memang bulan pernah terbelah lalu bersatu kembali”.
Mendengar paparan itu, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris mengatakan, “Maka aku pun turun dari kursi dan berkata, “Mukjizat (kehebatan) benar-benar telah terjadi pada diri Muhammad sallallahu alaihi wassallam 1400-an tahun yang lalu. Allah benar-benar telah mengolok-olok AS untuk mengeluarkan dana yang begitu besar, 100 juta dollar lebih, hanya untuk menetapkan akan kebenaran muslimin !!!! Maka, agama Islam ini tidak mungkin salah … Maka aku pun berguman, “Maka, aku pun membuka kembali Mushhaf Al-Qur’an dan aku baca surat Al-Qamar, dan … saat itu adalah awal aku menerima dan masuk Islam.
Usai melakukan umrah di Mekah, mantan petinju yang punya nama Islam, Malik Abdul Aziz ini, juga mengunjungi Jeddah, Abha dan Riyadh.”
KISAH ANEH SEORANG PENDETA YANG MASUK ISLAM.
Mungkin kisah ini terasa sangat aneh bagi mereka yang belum pernah bertemu dengan orangnya atau langsung melihat dan mendengar penuturannya. Kisah yang mungkin hanya terjadi dalam cerita fiktif, namun menjadi kenyataan. Hal itu tergambar dengan kata-kata yang diucapkan oleh si pemilik kisah yang sedang duduk di hadapanku mengisahkan tentang dirinya. Untuk mengetahui kisahnya lebih lanjut dan mengetahui kejadian-kejadian yang menarik secara komplit, biarkan aku menemanimu untuk bersama-sama menatap ke arah Johannesburg, kota bintang emas nan kaya di negara Afrika Selatan di mana aku pernah bertugas sebagai pimpinan cabang kantor Rabithah al-’Alam al-Islami di sana.
Pada tahun 1996, di sebuah negara yang sedang mengalami musim dingin, di siang hari yang mendung, diiringi hembusan angin dingin yang menusuk tulang, aku menunggu seseorang yang berjanji akan menemuiku. Istriku sudah mempersiapkan santapan siang untuk menjamu sang tamu yang terhormat. Orang yang aku tunggu dulunya adalah seorang yang mempunyai hubungan erat dengan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela. Ia seorang misionaris penyebar dan pendakwah agama Nasrani. Ia seorang pendeta, namanya Sily. Aku dapat bertemu dengannya melalui perantaraan sekretaris kantor Rabithah yang bernama Abdul Khaliq Matir, di mana ia mengabarkan kepada-ku bahwa seorang pendeta ingin datang ke kantor Rabithah hendak membicarakan perkara penting.
Tepat pada waktu yang telah dijanjikan, pendeta tersebut datang bersama temannya yang bernama Sulaiman. Sulaiman adalah salah seorang anggota sebuah sasana tinju setelah ia memeluk Islam, selepas bertanding dengan seorang petinju muslim terkenal, Muhammad Ali. Aku menyambut kedatangan mereka di kantorku dengan perasaan yang sangat gembira. Sily seorang yang berpostur tubuh pendek, berkulit sangat hitam dan mudah tersenyum. Ia duduk di depanku dan berbicara denganku dengan lemah lembut. Aku katakan, “Saudara Sily bolehkah kami mendengar kisah keislamanmu?” ia tersenyum dan berkata, “Ya, tentu saja boleh.”
Pembaca yang mulia, dengar dan perhatikan apa yang telah ia ceritakan kepadaku, kemudian setelah itu, silahkan beri penilaian.!
Sily berkata, “Dulu aku seorang pendeta yang sangat militan. Aku berkhidmat untuk gereja dengan segala kesungguhan. Tidak hanya sampai di situ, aku juga salah seorang aktifis kristenisasi senior di Afrika Selatan. Karena aktifitasku yang besar maka Vatikan memilihku untuk menjalankan program kristenisasi yang mereka subsidi. Aku mengambil dana Vatikan yang sampai kepadaku untuk menjalankan program tersebut. Aku mempergunakan segala cara untuk mencapai targetku. Aku melakukan berbagai kunjungan rutin ke madrasah-madrasah, sekolah-sekolah yang terletak di kampung dan di daerah pedalaman. Aku memberikan dana tersebut dalam bentuk sumbangan, pemberian, sedekah dan hadiah agar dapat mencapai targetku yaitu memasukkan masyarakat ke dalam agama Kristen. Gereja melimpahkan dana tersebut kepadaku sehingga aku menjadi seorang hartawan, mempunyai rumah mewah, mobil dan gaji yang tinggi. Posisiku melejit di antara pendeta-pendeta lainnya.
Pada suatu hari, aku pergi ke pusat pasar di kotaku untuk membeli beberapa hadiah. Di tempat itulah bermula sebuah perubahan!
Di pasar itu aku bertemu dengan seseorang yang memakai kopiah. Ia pedagang berbagai hadiah. Waktu itu aku mengenakan pakaian jubah pendeta berwarna putih yang merupakan ciri khas kami. Aku mulai menawar harga yang disebutkan si penjual. Dari sini aku mengetahui bahwa ia seorang muslim. Kami menyebutkan agama Islam yang ada di Afrika selatan dengan sebutan ‘agama orang Arab.’ Kami tidak menyebutnya dengan sebutan Islam. Aku pun membeli berbagai hadiah yang aku inginkan. Sulit bagi kami menjerat orang-orang yang lurus dan mereka yang konsisten dengan agamanya, sebagaimana yang telah berhasil kami tipu dan kami kristenkan dari kalangan orang-orang Islam yang miskin di Afrika Selatan.
Si penjual muslim itu bertanya kepadaku, “Bukankah anda seorang pendeta?” Aku jawab, “Benar.” Lantas ia bertanya kepadaku, “Siapa Tuhanmu?” Aku katakan, “Al-Masih.” Ia kembali berkata, “Aku menantangmu, coba datangkan satu ayat di dalam Injil yang menyebutkan bahwa al-Masih AS berkata, ‘Aku adalah Allah atau aku anak Allah. Maka sembahlah aku’.”
Ucapan muslim tersebut bagaikan petir yang menyambar kepalaku. Aku tidak dapat menjawab pertanyaan tersebut. Aku berusaha membuka-buka kembali catatanku dan mencarinya di dalam kitab-kitab Injil dan kitab Kristen lainnya untuk menemukan jawaban yang jelas terhadap pertanyaan lelaki tersebut. Namun aku tidak menemukannya. Tidak ada satu ayat pun yang menceritakan bahwa al-Masih berkata bahwa ia adalah Allah atau anak Allah. Lelaki itu telah menjatuhkan mentalku dan menyulitkanku. Aku ditimpa sebuah bencana yang membuat dadaku sempit. Bagaimana mungkin pertanyaan seperti ini tidak pernah terlintas olehku? Lalu aku tinggalkan lelaki itu sambil menundukkan wajah. Ketika itu aku sadar bahwa aku telah berjalan jauh tanpa arah. Aku terus berusaha mencari ayat-ayat seperti ini, walau bagaimanapun rumitnya. Namun aku tetap tidak mampu, aku telah kalah.
Indonesia, The Lost atlantis?
Keberadaan Atlantis, kota berperadaban tinggi yang hilang ditelan bencana dahsyat, masih diselimuti misteri.
Spekulasi baru soal keberadaan ‘Atlantis yang hilang’ diungkapkan oleh seorang ilmuwan asal Brazil, Arysio Santos. Santos adalah profesor Fisika Nuklir di Brazil. Dalam bukunya berjudul “Atlantis the Lost Continents Finally Found”, Santos menyebut Indonesia sebagai lokasi Atlantis, berdasarkan definisi yang disebut Plato dalam ‘Lost Civilization’.
Dalam wawancara yang dimuat laman YouTube, Santos tanpa ragu mengatakan bahwa Atlantis benar-benar ada dan bukan sekedar mitos. Santos menjelaskan mengapa selama ini para ilmuwan gagal menemukan Atlantis dan bahkan ragu akan keberadaan kota yang hilang itu.
“Karena mereka mencarinya di tempat yang salah. Mereka mencarinya di Laut Atlantis,” kata dia dalam wawancara di YouTube, seperti dimuat laman Hubpages.
Anggapan bahwa Atlantis berada di Samudera Atlantis, memang logis. Namun, itu bukan lokasi yang tepat.
“Atlantis berada di Lautan Hindia [Indonesia], di belahan lain bumi,” kata dia. Di belahan bumi timur itulah, peradaban bermula. Namun, kata dia, Samudera Hindia atau Laut China Selatan sebagai lokasi Atlantis hanya batasan. “Lebih pastinya di Indonesia,” kata dia. Sebelum jaman es berakhir 30.000 sampai 11.000 tahun lalu, di Indonesia terdapat daratan besar. Saat itu permukaan laut 150 meter lebih rendah dari yang ada saat ini. Di lokasi itulah tempat adanya peradaban. Sementara, sisa bumi dari Asia Utara, Eropa, dan Amerika Utara masih diselimuti es.
Orang Indonesia Juga Ada yang Pernah Diculik Alien.
Kuranglah adil rasanya andai UFO yang diceritakan cumalah UFO made in luar negeri. Di negeri kita sendiri tidak sedikit terjadi perjumpaan antara manusia dengan makhluk-makhluk langit tersebut. Di antara yang rada-rada bisa dipercaya ialah kesaksian seniman rupa Sudjana Kerton yang mengaku diculik UFO di Dago Pakar.
Sebelum berangkat ke luar negeri, Kerton yang pelukis tidak pernah tahu apa itu UFO, lebih-lebih lagi untuk mempercayainya. Namun, setelah ia bermukim di negerinya Paman Sam, ia telah mengalami pemandangan aneh yang seumur hidup tidak akan dilupakannya. Tatkala itu ia tengah berada di Denver. Bumi rata Denver romantis tersepuh cahaya bulan penuh! Kerton tengah memandang langit dari sebuah park. Tatkala tiba-tiba dikejutkan oleh sebuah fenomena aneh berada tinggi dari cakrawala. Ternyata “benda” yang dilihatnya itu berbentuk cerutu besar yang tengah melayang diam di atas langit, yang tubuhnya berubah-ubah warna hijau – kuning. Dan setelah cukup lama diperhatikannya, dari seputar benda (pesawat tak dikenal) itu menyorot lampu-lampu yang tak terhitung banyaknya. Itu terjadi pada bulan Agustus 1953.
Setelah kejadian di Denver malam itu, Kerton mulai tertarik membaca buku-buku laporan mengenai UFO yang ditulis oleh berbagai penulis kawakan di seluruh pelosok dunia. Dan dari beberapa referensi yang dibacanya, ia menemukan kesimpulan sementara bahwa mungkin saja yang dilihatnya di Denver malam itu adalah pesawat induk (mothership) dari angkasa luar yang juga pernah dipergoki dan dipotret oleh George Adamski di Desert Centre.
Setelah mengalami pengelihatan berkesan itu, kerap muncul firasat yang menggoda seakan-akan “berbisik” sebuah perintah bahwa ia berserta keluarga mesti cepat-cepat pulang ke Indonesia guna membangun sebuah rumah di atas perbukitan. Entah bagaimana, ternyata firasat yang berupa “perintah” tersebut tanpa pikir panjang diturut oleh sang seniman yang menjadi tukan melamun itu. Maka pulanglah ia ke Bandung dengan memboyong isteri bule yang berkebangsaan Amerika beserta putrinya yang blaster. Setelah itu segeralah ia membangun rumah di perbukitan Pakar yang strategis, yang bentuknya koq cukup aneh yang mirip piring terbang.
Dalam ceramah khusus di hadapan Rotary Club, yang juga saya sendiri hadir di sana, Sudjana Kerton banyak menuturkan pengalaman khusus setelah mendiami “sangkar bundarnya” yang terpencil. Ternyata UFO tidak saja betah di Denver atau New York, tetapi bukit Pakar yang tak kesohorpun dikunjunginya berkali-kali, seakan-akan para pilot UFO telah tahu bahwa Kerton pulang ke tanah leluhurnya.
Dalam pengakuannya, seniman yang telah memiliki reputasi internasional itu, sering sekali menyaksikan piring terbang yang menyorotkan sinar-sinar aneh di atas rumahnya, yang isterinya sendiri tidak melihatnya. Oleh kenyataan itu, sering sang isteri yang bule menuduh crazy kepada Kerton yang digilai piring terbang. Namun, pengalaman yang paling berkesan kepadanya ialah tatkala ia “didatangi” piring terbang di larut malam tahun 1979 yang sunyi tatkala ia sambil setengah ngantuk membaca buku sendirian. Pesawat asing berwujud cakram yang kerap disaksikannya itu menyorotkan cahaya ke perbukitan Dago Pakar di malam hari seakan-akan mencari sesuatu, kali ini meluncur mendekat ke arah sanggar Kerton. Ya, mendekat dan terus mendekat, sehingga kilaunya memantul ke pucuk pepohonan di sanggar sang seniman.
Ia tersentak terkejut bukan main karena wahana yang menyilaukan itu semakin dekat saja seakan ingin melahapnya. Tiba-tiba menyorotlah sinar aneh ke sekujur tubuhnya, yang seakan-akan menghipnotis kesadarannya. Jiwanya berontak ingin lari menjauh, namun apa daya tangan tak sampai, tubuh serasa kaku, lemas, bersama kesadaran asing yang menyelimutinya. Dalam “setengah mimpinya” itu, tiba-tiba Kerton merasa dijemput dua makhluk asing mirip robot setinggi kira-kira 95 cm. Dan oleh kedua makhluk yang jalannya “kaku” itu, Kerton dituntun tanpa mampu menolak, melewati pekarangan rumahnya, lantas diboyong ke pesawat yang mengambang di atas tanah, lewat berkas cahaya yang menyilaukan seakan sebuah tangga elektromagnetik yang amat halus.
Dalam “setengah mimpi”, Kerton merasa dibawa ke sebuah tempat yang amat asing yang warnanya serba putih, sambil ia sendiri bertanya-tanya dalam hati: masihkah ia berada dalam pesawat, ataukah telah diboyong ke sebuah planet yang jauh?
Dalam setengah sadar, di tempat yang sarwa putih itu, Sudjana Kerton berjumpa dengan empat orang “makhluk asing” yang juga sarwa putih dengan tinggi kira-kira lebih dari 3 meter. Kerton masih ingat bahwa makhluk-makhluk besar jangkung itu mirip-mirip orang mongol, dengan mata yang sipit yang ujung-ujungnya mencuat sedikit ke atas, mulut mereka tampak sekadar garis tipis yang melintang, hidung tajam, disertai kepala yang pada botak tanpa rambut.
Masih dalam suasana setengah sadar, Kerton tak ingat persis apa yang telah dilakukan “makhluk-makhluk asing” itu terhadapnya tatkala ia berada di tempat yang putih itu. Maka barulah ia sadar, setelah tiba-tiba kembali di tempat semula (di beranda rumahnya), tempat ia diculik dua manusia robot. O ya, ternyata tersisa sekilas ingat tatkala ia pertama tiba di dalam pesawat asing itu, menyaksikan gambar yang rumit yang terukir di dinding (mungkin peta bintang).
Tatkala pulih kesadarannya, UFO itu lenyaplah sudah. Sekilas merinding setelah ia ingat mimpi buruk telah terjadi. Memang mula-mula peristiwa yang tak ada duanya itu dianggap cuma mimpi. Namun, ooohhhh…, kakinya ternyata penuh lumpur!
Di dalam kebingungan yang semakin menyelubungi, sang mentari semakin menyiangkan alam, akhirnya Kerton sadar bahwa ia “pengalaman itu” tidaklah sekedar mimpi, lebih-lebih lagi setelah disaksikannya gamblang bekas kaki-kakinya sendiri serta bekas kaki-kaki makhluk-makhluk asing itu terlukis jelas di tanah pekarangannya, yang basah dan gembur.
Setiap bangun pagi-pagi, biasanya Kerton melepas ayam-ayam peliharaannya untuk diawur (diberi gabah). Namun, aneh pada pagi setelah kejadian itu, ayam-ayamnya ternyata pada munyung (sakit), tak mau keluar kandang selama tiga hari, seakan-akan merasakan ketakutan yang luar biasa. Mungkinkah disebabkan karena pengaruh “elektromagnetik” yang dipancarkan piring terbang itu?
Guna mengukuhkan bukti-bukti yang autentik dalam peristiwa yang luar biasa itu, Sudjana Kerton tak lupa membikin cetakan coran gips dari bekas kaki sang penculik yang andai diperhatikan cukup teliti tampak jelas jemari kaki-kaki itu berwujud runcing canggih seakan panjang pendeknya bisa distel, disesuaikan dengan situasi kemiringan tanah yang diinjaknya. Rupanya makhluk-makhluk pendek yang menuntut Kerton itu cuma robot yang dikemudikan langsung dari kokpit piring terbang.
Atlantis: Paradise Lost?
Dikatakan bahwa jauh sebelum peradaban Summerian, terdapat sebuah peradaban besar yang berada di Samudera Atlantik. Itu adalah surga, di mana peradaban modern melebihi saat ini berada di puncaknya. Tapi kemudian gunung berapi meletus dan peradaban Seluruhnya menghilang.
Kisah peradaban Atlantis pertama kali diceritakan oleh Plato, seorang filsuf Yunani. Tapi seberapa jauh kita bisa percaya Plato? Ini adalah sebuah pertanyaan yang banyak dicetuskan. Setelah Atlantis hilang? Mengapa kita tidak memiliki bukti historis? Atau cerita Plato sebuah fabel?
Benar atau fiksi? Mitos atau realitas? Ini adalah pertanyaan yang banyak terinspirasi untuk melakukan penelitian. Namun kebenaran tidak diketahui, tak terhitung.
Hantu
Hantu’ adalah subjek yang membingungkan semua orang, di mana-mana. Bahkan setelah kemajuan ilmu pengetahuan, realitas tentang hantu tetap menjadi misteri sampai hari ini. Tetapi manusia selalu ingin tahu. Harry Price yang menghabiskan 40 tahun di penguraian misteri tentang hantu mendapatkan hasil yang sia-sia. Para fotografer pemburu hantu mencoba yang terbaik untuk memperkuat fakta-fakta. Tapi sekali lagi berlangsung dengan sukses yang sangat jarang sekali terjadi.
Bahkan, semua upaya yang dilakukan telah gagal untuk membuktikannya. Sering kali orang yang mengklaim telah melihat hantu diberi label sebagai penipuan atau menderita gangguan psikologis.
Eldorado – Sebuah mitos emas
Manusia selalu menyukai untuk memiliki emas. hal ini sangat memikat. Menyebabkan banyak petualangan aneh. Dan dari semua ekspedisi aneh yang paling aneh adalah pencarian Golden Land – Eldorado.
Selama berabad-abad legenda Eldorado, tanah emas yang luar biasa membuat banyak orang berani melakukan ekspedisi. Beberapa kehilangan kekayaan mereka, reputasi mereka dan beberapa kehidupan mereka. orang-orang tetap masih tidak gentar. Tahun demi tahun, dekade setelah puluhan tahun, laki-laki keluar mencari Golden Land, Eldorado hanya untuk mendapatkan limpahan emas serta kekayaan yang tak ada duanya.
Olmecs: Para pendiri peradaban Amerika?
Salah satu misteri yang belum terpecahkan yang paling menakjubkan di dunia adalah pengetahuan tentang Olmecs. Dunia tidak tahu siapa Olmecs itu? Dan di mana mereka tiba-tiba hilang?
Arkeolog percaya bahwa Olmecs adalah prekursor Maya. Mereka adalah pemahat besar, yang membuat patung luar biasa. Bahkan penelitian intensif para arkeolog telah mengungkapkan sedikit tentang mereka.
Siapakah Ratu Sheba?
Selama 30 tahun Ratu Sheba telah membingungkan banyak orang. Menurut Alkitab, Ratu Syeba mengunjungi Raja Salomo dengan hadiah langka. Tapi pertanyaannya adalah seberapa jauh seseorang bisa percaya Alkitab? Apakah dia benar-benar ada? Dan jika ia benar-benar ada lalu mana tanah tempat Sheba berada?
Apakah dia seorang ratu, seorang wanita mulia, seorang penyihir atau hanya seorang wanita penggoda? Apakah dia menikah dengan raja Salomo? Apakah Haile Selassie, Kaisar terakhir Ethiopia, keturunan langsung dari serikat buruh antara Ratu dan Raja Salomo?
Pertanyaan yang tak terhitung jumlahnya mengelilingi kepribadian dari Ratu Sheba. Dan hal ini terbuka untuk kontroversi dan penelitian sampai sekarang.
Proyek UFO
Sepanjang zaman, manusia selalu ingin menjelaskan kejadian di langit. Unidentified Flying Objects (UFO) menjadi suatu misteri besar untuk para ilmuwan sekarang. Beberapa ilmuwan Amerika telah pasti menegasikan fenomena tersebut. Tetapi beberapa setuju. Mereka menjelaskan UFO sebagai obyek dari galaksi lain yang berjarak sangat jauh dengan galaksi dimana Bumi berada. Namun tidak ada keputusan dengan suara bulat yang telah tercapai. Misteri UFO terus menjadi sulit dipahami. Dan juga sangat menarik. Khususnya bagi saya pribadi.
Pilar Besi misterius Delhi
Tiang Besi misterius ini terletak di Meharauli (New Delhi) dan tidak berkarat, meskipun studi ilmiah mengungkapkan bahwa logam dari kolom yang dibuat penuh dengan kotoran.
Setelah dilakukan penelitian,pilar besi ini terbentuk melalui tingkat kemurnian peleburan besi yang mencapai hingga 99,72% dan hingga kini juga tidak ada orang yang mengetahui bagaimana orang-orang dulu menguasai teknik peleburan ini. Dan teknik manusia pada zaman sekarang juga tidak memungkinkan bisa melebur hingga mencapai peleburan yang demikian murni. Demikian jelaslah, bahwa ini merupakan sebuah bekas peradaban prasejarah manusia yang ditinggalkan, majunya tingkat peradaban manusia itu telah hilang dan meninggalkan misteri sepanjang masa ini. Bagaimana begitu? Ini adalah pertanyaan yang membingungkan kita. Dan kita masih meraba-raba dalam gelap tentang kebenaran ini.
Rahasia Mummy Tutankhamen.
arkeolog Amerika berhasil menemukan mumi Tutankhamun. Mereka juga ditemukan dengan jumlah kekayaan yang besar terkubur di dalamnya. Tapi mereka tidak bisa memecahkan dua misteri itu.Di dalam mumi itu, arkeolog menemukan 150 jimat. Mereka tidak bisa mengerti artinya. Kedua, mumi Tutankhamen sudah mulai membusuk. Mengapa? Mereka tidak bisa menjawab. Para sejarawan dan arkeolog masih bereksperimen dan berspekulasi pentingnya 150 jimat dan alasan untuk pembusukan mumi Tutankhamun.
Hutan Angkor.
Angkor Thom, ibukota yang luar biasa dari kerajaan Khmer, adalah kombinasi sempurna iman religius dan kebutuhan ekonomi. Hutan lebat Angkor, menyembunyikan rahasia dari peradaban, dimana dengan bantuan Allah, Raja-raja membangun candi megah bangunan dan tank.Namun, ia melihat hari kiamat tersebut. Ini menurun, merosot dan orang-orang benar-benar lenyap. Bahkan setelah bertahun-tahun, para sejarawan telah gagal untuk mengetahui tempat di mana mereka menghilang. Misteri itu masih tergantung di udara.
Ilmu melihat yang gaib.
Ini adalah ilmu untuk mengetahui sesuatu atau tentang seseorang tanpa diberi tahu atau bertemu atau melihat. Ini adalah ilmu tentang kekuasaan ekstrasensor. Hewan seharusnya telah dianugerahi dengan hal ini. Tetapi beberapa manusia juga memilikinya. Dan upaya ilmu pengetahuan modern untuk membuktikan keberadaan kekuatan ekstrasensor telah pasti melahirkan penelitian yang luas sehingga beberapa fakta didapat. Tetapi dalam prosesnya, menimbulkan banyak kontroversi.
Rahasia Maya.
Arkeologi di Amerika adalah di masa kanak-kanak. Namun kami telah menemukan peradaban yang sangat menakjubkan. peradaban ini disebut Maya. Mereka jauh lebih maju dari orang Mesir dan Yunani. Mereka memiliki pengetahuan luar biasa dan membangun arsitektur Zero yang mengesankan.
Dan semua itu menatap ke tanah sebelum Columbus menemukan Amerika. Dunia menunggu dokumen untuk membuktikan bahwa bagaimana orang-orang ini membangun suatu peradaban yang megah di suatu tempat, di mana bahkan sampai hari ini, hidup adalah perjuangan tanpa henti untuk bertahan hidup. Bagaimana peradaban maju itu telah dibuat oleh orang-orang yang dalam ilmu kita (yang kita ketahui sekarang) disebut dengan Zaman Batu? Dan mengapa orang-orang ini “runtuh usia” bahkan sebelum Columbus bisa menemukan Amerika?
Inca Treasure Mystery
Conquistador menghancurkan Kekaisaran Inca yang besar. Conquistador Spanyol ini menjarah, merampok, dan membakar. Mereka memperbudak penguasa terakhir Inca dan membunuhnya. Tetapi sebelum kematiannya ia melarikan diri ke hutan dengan kekayaannya. Apa yang terjadi dengan massa besar kekayaannya masih harus diidentifikasi. Bahkan, identifikasi dua kota utama – Vitcos dan Vilcambamba itu sendiri tidak diketahui.Peta kolonial Spanyol tidak menyebutkan itu. Tapi sejarawan percaya sebaliknya.
Apakah bumi menyusut?
Hingga pada beberapa dekade sebelumnya, percaya pada Teori Continental Drift. Sekarang ahli geofisika menerima kenyataan. Mereka percaya bahwa berabad-abad yang lalu seluruh dunia adalah satu tempat. Tapi beberapa faktor geografis memisahkan benua. Dan mereka tidak bisa menjawab bahwa untuk berapa banyak abad lebih dunia akan tetap dalam kondisi sekarang ini.
Bumi akan terus bergeser perlahan-lahan, atau, tiba-tiba sesuatu yang drastis akan terjadi, mereka tidak tahu. Para ilmuwan dan sarjana hanya berspekulasi.
Pesan tidak diketahui dari gambar Nazca.
Beberapa ahli percaya bahwa kalender astronomi terbesar di dunia itu ditarik oleh Nazcas di dataran kering Southern Peru. Sementara yang lain percaya bahwa garis yang ditarik pada limbah yang luas adalah burung besar, hewan dan angka geometri. Apa sebenarnya garis-garis ini? tidak ada yang tahu. Namun yang pasti kita ketahui mereka diletakkan di padang pasir oleh Indian Nazca 1500 tahun yang lalu – bahkan jauh sebelum manusia bisa terbang.
Apakah ada kehidupan kedua?
Sains telah gagal mengungkap misteri tentang adanya kehidupan kedua. Reinkarnasi sampai hari ini masih merupakan misteri, di luar pemahaman orang yang percaya dan orang-orang non-Muslim
hal ini diyakini banyak anak berbakat seperti Mozart menggubah musik yang sederhana pada usia empat dan abad ke-17 matematikawan Blaise Pascal, yang telah menguraikan sistem geometrik baru pada saat ia telah mencapai usia 11 tahun mungkin adalah reinkarnasi dari orang-orang berbakat pada waktu sebelumnya. Annie Besant, feminis abad ke-19 dan pemimpin di London Theosophical Society, yakin bahwa ia akan bereinkarnasi. Pada abad ke-20, kasus Shanti Devi yang mengaku dapat mengingat kehidupan masa lalunya, terlalu terkenal. Meskipun semua kejelasan kasus, ilmu belum mampu menerimanya. Hal itu menuntut penjelasan ilmiah.
Segitiga Bermuda – Apakah itu kenyataan?
Apakah ada titik di Samudera Atlantik yang mematikan? Atau imajinasi penulis Segitiga Bermuda hanya itu? Banyak buku bahkan telah melakukan penelitian sulit dan panjang di Segitiga Bermuda. Namun, sampai sekarang, tidak ada bukti yang memuaskan telah datang. Segitiga Bermuda masih membingungkan semua orang dan orang-orang menghindari mengambil rute itu. Mungkin, misteri Segitiga Bermuda dapat diringkas dalam kalimat berikut “pada saat kebenaran lebih aneh dari fiksi”.
Batu yang berbicara tentang kesenian masa lalu.
Batu-batu besar berdiri tegak dengan hawa misteri, membuat kesan yang tak terlupakan. Mereka disebut Stonehenge. Mereka telah menarik orang-orang dari semua bidang untuk mempelajari mereka. Para ilmuwan, astronom, arkeolog, spiritualis semua mempelajarinya tetapi gagal membuat suatu kesimpulan. Pertanyaan masih belum terjawab. Apakah ini sebuah kuil? Apakah itu sebuah observatorium? Apakah itu sebuah kuil sihir? Apakah komputer dibangun jauh sebelum kami datang untuk mengetahui tentang komputer? Ada pertanyaan dan pertanyaan. Mungkin suatu hari kita akan dapat menemukan arti sebenarnya dan aktual dari batu indah ini.
Pusar dunia.
Pulau Paskah ini juga disebut “Navel of the World”. Penduduknya terputus dari seluruh dunia. Ini adalah tempat sepi di bumi. Namun, penduduknya menghasilkan salah satu patung yang paling megah. Mereka berhasil menciptakan masyarakat yang sejahtera; mereka membangun dan mengangkut patung-patung raksasa yang beratnya mencapai 90 ton. Misteri itu berlaku tentang motif mereka di balik membangun patung seperti itu dan bagaimana mereka berhasil melakukannya?
Keindahan piramida.
Cakrawala dari Lembah Nil tampaknya didominasi oleh pegunungan. Namun ada pegunungan yang alami. Mereka adalah buatan gunung buatan manusia, yang dikenal sebagai Piramida.
Tujuan di balik pembangunan piramida ini tidak diketahui. Mungkin, mereka dimaksudkan oleh raja-dewa Mesir sebagai tempat-tempat suci yang kekal bagi mayat mereka, karena mereka percaya teori kehidupan setelah kematian.
Timbul pertanyaan bagaimana Mesir kuno meningkatkan struktur tinggi seperti itu? Yang dibangun mereka? Mengapa mereka membangunnya? Apakah benar bahwa raja-raja memiliki motif rahasia tentang sepeninggalnya mereka? Ada pertanyaan dan pertanyaan-pertanyaan seperti teka-teki piramida yang menakjubkan para pengunjung.
Lubang hitam Siberia.
Apa itu yang melanda Siberia pada tanggal 30 Juni di tepat pukul 07:17 pada tahun 1980? Pertanyaan sampai sekarang tetap tidak terjawab. Para ilmuwan telah mengusulkan banyak saran tetapi mereka tidak setuju larena suatu alasan.
Banyak yang mengatakan bahwa itu adalah meteorit. Ada yang bilang itu adalah sebuah ledakan atom dari beberapa pesawat ruang angkasa yang jauh berasal. Bagi beberapa orang itu adalah hanya sebuah lubang hitam.
Ada berbagai saran dan spekulasi sebenarnya masih menyala. Tapi satu yang pasti bahwa itu adalah bencana besar tertinggi dan bekas luka terbesar di muka bumi.
Scythians – The great warriors Scythians.
Para Scythians sangat kaya. Mereka memiliki sejumlah besar “lipatan” dan membuat banyak artefak yang indah.Tapi mereka tidak hanya pandai. Mereka nomaden dari dataran Rusia. Mereka dieksekusi karena kebrutalan dan tindakan biadab yang tak terbayangkan. Mereka membunuh dan mencekik rakyat mereka sendiri. Mereka digunakan untuk mengupas kulit dari musuh-musuh mereka. Mereka minum darah. Tetapi di atas semua itu, mereka adalah the big warriors.
Anehnya, mereka tidak memiliki pengetahuan tentang menulis. Sejarah mereka dikenal dari Sejarawan Yunani – Herodotus. Hidup ksatria ini, jelas pudar dari sejarah, meninggalkan pertanyaan tentang asal-usul mereka untuk para ahli untuk menyelesaikan.
Apakah Gurun Sahara pernah hijau?
Sekarang nama Sahara membuat pikiran tertuju pada 2 kata, “pasir” dan “panas”, atau kalimat “orang serta binatang mati kehausan”. Tapi sedikit yang tahu bahwa pada satu waktu Sahara adalah tanah yang subur nan indah di mana curah hujan adalah fitur umum, dan pohon-pohon, rumput dan sungai berkembang. Banyak hewan yang ditemukan di sana. Seni juga sangat mengesankan.
Jadi, mangapa saat ini berubah? Sahara menjadi gurun mengerikan? Kenapa hujan berhenti terjadi? Apakah penduduk disana bertanggung jawab atas perubahan drastis?
Yang terlupakan pelayar dari dunia baru.
Sekitar 500 tahun sebelum Columbus menemukan Amerika, orang-orang dari suku Nordik telah mencapai Amerika.Tapi sekarang, beberapa orang tidak setuju dengan ini. Ada kepercayaan peningkatan yang jauh lebih awal daripada suku Norse, Fenisia, Cina dan Portugis telah mencapai tanah ini luar biasa kontroversial. Banyak sisa-sisa budaya telah digali di Dunia Baru ini. Penelitian ini terus berlanjut. Dan masih bisa diperdebatkan apakah pelayar pernah mencapai belahan bumi barat?
Yang merupakan kota pertama di dunia?
Hingga akhir-akhir ini diyakini bahwa peradaban pertama terjadi di Sumeria. . Tapi sekarang tidak. Dinding Yerikho yang berumur kurang lebih 9000 tahun telah digali. Pada Catal Huyuk dan Lepenski vir juga menemukan berbagai menunjukkan kelahiran sebuah peradaban.
Temuan di tiga tempat ini menghancurkan keyakinan bahwa kota pertama di dunia yang berasal dari 5000 tahun yang lalu di Sumeria. Sekarang muncul pertanyaan apakah kota Yerikho dikembangkan sebelum Sumeria dan apa yang terjadi kesenjangan apa yang terjadi pada kota ini dan Sumeria?
Teotihuacan, tempat tinggal dewa.
Lama setelah jatuhnya Teotihuacan terus mempengaruhi peradaban Amerika tengah. Itu adalah modal dari kepercayaan Meksiko. ini adalah seni dan arsitektur yang tertinggi. Bahkan Aztec berani dipindahkan oleh kemegahan tempat itu. Mereka menyebutnya “tempat orang-orang yang memiliki jalan para Dewa”.
Tapi bangunan ini runtuh dan hancur. Penduduk asli menghilang. Kuil jatuh dan jalan-jalan menjadi gelap dan kesepian. Dari manakah mereka datang? Di mana mereka menghilang? Ini adalah pertanyaan yang masih harus diselesaikan. Seperti Tuhan, orang-orang kota dewa juga meninggalkan teka-teki di belakang.
Magic Healing.
Penyembuhan psikis dan sistem biofeedback adalah dua hal yang paling misterius dalam ilmu kedokteran. Kedua, merawat pasien tanpa pernah memberi obat-obatan. Apakah hal ini tidak aneh bagi Anda yang normal?
Dalam penyembuhan psikis pasien sembuh oleh sentuhan dan dengan biofeedback pasien diajarkan untuk berkonsentrasi. Anehnya, cabang ilmu kedokteran ini telah lahir dari budaya india kuno.
Beberapa pasien telah disembuhkan. Namun, para ilmuwan medis menolak untuk percaya pada mereka. Mereka tidak yakin dengan mereka. Namun pembuat metode ini berpikir sebaliknya.
SEKIAN DULU KISAH-KISAH HEBAT INI , KUNJUNGI TERUS BLOG INI UNTUK BACA CERITA-CERITA MENAKJUBKAN SELANJUTNYA….OKE…CIAOO….
BISNIS PALING SPEKTAKULER DARI INTERNETINDO.!!!
Empat langkah ikut program kami
melakukan pendaftaran
target rekrut 2 member aktif atau fasif.
Upgrade member ke premium member
pensiun
BONUS DAN PASIF INCOME
bonus sponsor @Rp.20.000 / rekrut member
jaringan level 1 @Rp.15.000 / rekrut member
jaringan level 2 @Rp.11.000 / rekrut member
jaringan level 3 @Rp.7.000 / rekrut member
jaringan level 4 @Rp.4.000 / rekrut member
jaringan level 5 @Rp.3.000 / rekrut member
jaringan level 6 s/d level 10 @Rp.2.000 / rekrut member
jaringan level 11 s/d level 20 @Rp.1.000 / rekrut member
total pasif income jaringan : Rp.2.099.362.000,-..!!!
merekrut dua member untuk bergabung bersama kami tanpa transfer terlebih dahulu bukanlah hal yang sulit..
|
INGAT.!!
|
Start Program 02 januari 2011,begitu banyaknya member yang baru join setiap harinya dengan system spillover semakin memudahkan anda di dalam mendapatkan downline walau tidak promosi sekalipun.Kuncinya adalah
“JANGAN MENYIA-NYIAKAN WAKTU ANDA”
KESUKSESAN BERAWAL DARI MIMPI
DAN MIMPI ITU AKAN TERWUJUD JIKA ANDA MAU MENCOBA DAN BERUSAHA.
|

|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|